Cara Tepat Meningkatkan Metabolisme

Cara Tepat Meningkatkan Metabolisme

Cara tepat meningkatkan metabolisme kini menjadi acuan pencari kesehatan. Metabolisme yang baik adalah salah satu ciri tubuh yang sehat dan juga salah satu hal yang membantu menyehatkan tubuh. Oleh karena itu, bagi para pakar kesehatan, metabolisme adalah suatu hal yang sangat penting. Paling tidak ada 10 cara untuk itu.

Selain itu, metabolisme juga berperan dalam menurunkan berat badan karena metabolisme yang baik merupakan indikasi tubuh mampu membakar kalori dengan efektif.

Cara Tepat Meningkatkan Metabolisme

Namun, setiap orang memiliki sistem metabolisme yang berbeda. Ada orang yang diwarisi metabolisme yang cepat seperti para pria yang cenderung mampu membakar kalori lebih banyak dibandingkan wanita.

Dan perlu Anda ketahui bahwa metabolisme akan terus melambat setelah usia 40 tahun. Jadi, semakin tua usia Anda, maka semakin melambat pula kerja metabolisme tubuh.

Akan tetapi, meskipun Anda tidak bisa mengontrol usia, ada beberapa cara yang bisa Anda lakukan untuk meningkatkan sistem metabolisme tubuh.

Dan berikut ini adalah 10 cara efektif untuk meningkatkan metabolisme tubuh Anda.

  1. Bentuklah Otot Tubuh

Mungkin Anda berpikir apa kaitannya antara tubuh berotot dengan system metabolisme. Perlu Anda ketahui bahwa sistem metabolisme tubuh jauh lebih tinggi pada orang yang memiliki banyak otot.

Atau sederhananya, orang berotot memiliki sistem metabolisme yang jauh lebih baik.

Tubuh akan terus menerus membakar kalori bahkan ketika Anda istirahat sekalipun hal ini karena setiap satu pon otot tubuh mampu membakar 6 kalori dalam sehari hanya untuk menopang otot itu sendiri.

Sedangkan setiap satu pon lemak hanya mampu membakar 2 kalori setiap hari. Sehingga, orang yang berotot akan membakar lebih banyak kalori dan metabolisme pun akan jauh lebih lancar.

Jadi, setiap kali Anda berlatih di gym, otot di seluruh tubuh akan terus membakar lemak dan meningkatkan laju metabolisme.

  1. Tingkatkan waktu Olahraga

Jika Anda berniat untuk mendapatkan tubuh yang berotot agar memiliki sistem metabolisme yang lebih baik, mungkin Anda bisa mencoba meningkatkan intensitas olahraga Anda.

Akan tetapi, jika Anda merasa berat dengan latihan tersebut, setidaknya Anda bisa mencoba latihan aerobik.

Latihan ini memang tidak akan membuat tubuh Anda berotot, tapi setidaknya itu akan meningkatkan metabolisme tubuh beberapa jam setelah melakukannya.

Jadi, kuncinya adalah seberapa besar intensitas olahraga yang Anda lakukan. Jika Anda melakukan olahraga intensitas besar, maka laju metabolisme pun akan meningkat.

  1. Minum Air Lebih Banyak

Proses pembakaran kalori di dalam tubuh itu membutuhkan air. Sehingga jika Anda mengalami dehidrasi ringan, metabolisme tubuh pun mungkin akan melambat.

Hal ini dibuktikan pula oleh sebuah penelitian bahwa orang dewasa yang minum air delapan gelas atau lebih dalam sehari mampu membakar lebih banyak kalori daripada mereka yang minum lebih sedikit air.

Untuk menjaga tubuh tetap terhidrasi, para pakar menyarankan untuk meminum segelas air sebelum makan atau ngemil apapun. Tetapi, jangan sampai Anda meminum minuman yang menggunakan pemanis karena itu justru akan menambah asupan kalori tubuh.

Selain itu, jika Anda adalah tipe orang yang suka ngemil maka disarankan pula untuk mengganti menu ngemil Anda dengan buah dan sayuran segar yang secara alami memiliki kandungan air.

  1. Cobalah Minuman Berenergi

Kebanyakan minuman berenergi memang memiliki kandungan gula berlebih. Namun, beberapa minuman energi memiliki beberapa kandungan yang mampu meningkatkan metabolisme tubuh.

Beberapa minuman berenergi tersebut adalah minuman yang memiliki taurine dan asam amino. Dua kandungan ini mampu mempercepat metabolisme dan membakar lemak.

Meskipun demikian, American Academy of Pediatrics tidak menyarankan untuk meminum minuman berenergi secara berlebih dan jangka waktu yang lama, terlebih bagi anak-anak dan remaja.

Hal ini karena minuman tersebut memiliki efek samping yang buruk seperti menimbulkan masalah tekanan darah tinggi, kecemasan dan bahkan menimbulkan masalah tidur.

  1. Ngemil

Ya, Anda tidak salah membacanya. Untuk meningkatkan metabolisme tubuh, maka Anda disarankan untuk ngemil. Akan tetapi, ngemil di sini haruslah dengan cara yang pintar.

Ingat, Anda tidak disarankan untuk terus-terusan ngemil juga. Para pakar menyarankan untuk ngemil setiap 3 sampai 4 jam sekali agar metabolisme tubuh tetap berjalan.

Dengan metabolisme yang tetap berjalan, maka kalori akan terbakar lebih banyak. Selain itu, pilihlah untuk ngemil buah dan sayuran yang jauh lebih baik daripada junk food.

Beberapa penelitian pun menunjukkan bahwa orang yang sering ngemil akan makan dengan porsi yang lebih sedikit di jam makan mereka.

  1. Bumbui Makanan Anda Dengan Bumbu Pedas

Tahukah Anda bahwa makanan pedas memiliki kandungan bahan kimia alami yang mampu meningkatkan metabolisme tubuh.

Anda bisa mencoba menambahkan satu sendok irisan cabai merah atau cabai hijau di setiap menu makan harian Anda untuk meningkatkan laju metabolisme tubuh.

Jika, Anda baru memulai mungkin Anda akan merasakan manfaat yang sementara. Namun, jika Anda melakukannya lebih sering, maka Anda akan merasakan manfaatnya yang terus bertambah.

Sekarang sudah banyak produk bumbu pedas yang dijual di pasaran untuk ditambahkan pada makanan Anda secara instan.

  1. Ganti Karbohidrat Dengan Protein

Mulailah untuk mengganti karbohidrat dengan sumber protein karena tubuh akan membakar lebih banyak kalori untuk mencerna protein daripada lemak ataupun karbohidrat.

Ketika Anda mengkonsumsi lebih banyak protein, maka tubuh akan membakar lebih banyak kalori sehingga metabolisme pun meningkat.

Adapun sumber protein yang baik yang disarankan adalah daging sapi tanpa lemak, ikan, daging ayam, tahu, kacang-kacangan, telur dan produk susu yang rendah lemak.

  1. Minumlah Kopi Hitam

Kabar baik bagi Anda pecinta kopi. Tapi, bagi Anda yang suka minum kopi saset dari warung, Anda harus mulai menggantinya dengan kopi hitam.

Kopi hitam ini memiliki beberapa manfaat bagi tubuh seperti meningkatkan metabolisme.

Ya, selain energi dan tingkat konsentrasi yang bisa Anda dapatkan dari kopi hitam, Anda pun akan mendapatkan bonus manfaat yaitu laju metabolisme yang meningkat walaupun hanya dalam jangka pendek.

Selain itu, kandungan kafein dalam kopi hitam bisa membantu Anda mengurangi rasa Lelah dan meningkatkan daya tahan tubuh bahkan Ketika berolahraga sekalipun.

  1. Coba Minum Teh Hijau

Jika Anda suka minum teh biasa, maka mulai sekarang Anda harus menggantinya dengan the hijau. Hal ini karena teh hijau memiliki kandungan kafein dan katekin di mana dua kandungan ini telah terbukti mampu meningkatkan metabolisme tubuh.

Bahkan dalam sebuah penelitian menunjukkan bahwa minum 2 sampai 4 cangkir the hijau bisa membantu tubuh membakar 17% kalori lebih banyak.

  1. Hindari Crash Diet

Apa itu crash diet? Crash diet adalah suatu kondisi dimana seseorang membatasi asupan kalori kurang dari 1.200 kalori (untuk wanita) atau 1.800 kalori (untuk laki-laki).

Melakukan crash diet ini merupakan suatu tindakan yang berlebihan dan Anda tahu sesuatu hal yang berlebihan itu pasti tidak baik bagi kita.

Memang diet ini mampu menurunkan berat badan Anda dengan sangat cepat. Akan tetapi, diet ini mengabaikan asupan gizi yang dibutuhkan oleh tubuh.

Dan ini akan menjadi boomerang karena Anda bisa kehilangan masa otot dan ujung-ujungnya itu akan memperlambat metabolisme tubuh.

Metabolisme tubuh yang lambat akan membakar lebih sedikit kalori dan bahkan akan menambah berat badan lebih cepat.

Bukannya mendapatkan berat badan ideal, malah akan membuat tubuh Anda semakin gemuk.

Leave a Reply

Your email address will not be published.

x